Didukung BRI, KWT Mawar 8 Sulap Lahan Semak Belukar di Tangerang Jadi Kebun Hidroponik

Rizky Agustian
Sekretaris KWT Mawar 8 Kelurahan Porisgaga Baru, Kota Tangerang, Lie Vonny memanen sayuran hidroponik. (Foto: Rizky Agustian)
Hasil panen kebun yang dikelola KWT Mawar 8 Kelurahan Porisgaga Baru, Kota Tangerang. (Foto: Rizky Agustian)

“Cara memberikan sayurannya tidak boleh ada yang kotor, tidak boleh ada ulatnya,” ujarnya.

Sementara itu, Lie Vonny menambahkan KWT Mawar 8 saat ini mampu memperoleh pemasukan sekitar Rp2 juta per bulan dari hasil penjualan sayur. Meski belum besar, hasil tersebut sudah cukup memberi tambahan penghasilan bagi anggota kelompok.

“Awalnya keuangan kami (KWT) zero (nol), bahkan minus,” kata Vonny.

Kini, kelompok tersebut menjadi satu-satunya KWT yang masih aktif bertahan di Kelurahan Porisgaga Baru. Sebab menurut Vonny, banyak kelompok serupa yang akhirnya berhenti di tengah jalan karena sulit menjaga konsistensi.

“Untuk mendirikan suatu KWT itu tidak mudah ya,” katanya.

Menurut dia, mengelola hidroponik membutuhkan ketekunan tinggi karena kegagalan panen bisa datang kapan saja akibat cuaca maupun serangan hama.

“Sudah capek semai ada serangan hama, ada serangan macam-macam, rasa kekecewaan itu pasti ada,” ujarnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ditopang KUR BRI, Depot Mirah Bulungan Tetap Eksis Hampir 2 Dekade

57 tahun lalu

KUR BRI Dorong Sate Ayam Barokah Mayestik Naik Kelas, dari Trotoar Kini Sewa Ruko

57 tahun lalu

Kisah Thio Bangun Craftote, Olah Eceng Gondok Jadi Produk Ekspor lewat Dukungan BRI

57 tahun lalu

Hari Pendidikan Nasional, BRI Peduli Gelar Kelas Inspirasi di SDN 104 Langensari Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal