Dengan diraihnya peringkat idAAA dari Pefindo dan Fitch Rating untuk Bank KB Bukopin merefleksikan konsistensi dan komitmen Perusahaan yang secara menyeluruh telah berupaya melakukan peningkatan kinerja di setiap tahunnya.
Dua raihan itu menunjukkan KB Bukopin dinilai memiliki arah strategis dan terukur terkait arah dan rencana bisnis ke depannya. Saat ini, KB Bukopin memang sedang gencar melakukan berbagai perbaikan melalui penambahan modal, peningkatan penghimpunan dana dan kredit, serta percepatan penanganan kredit bermasalah.
KB Bukopin juga akan segera merealisasikan New Generation Banking System dengan sasaran utama transformasi outlet dan jaringan distribusi di seluruh Indonesia. KB Bukopin dinilai memiliki arah strategis dan terukur terkait arah dan rencana bisnis ke depannya.
Pinjaman 4.41 Triliun
Tak heran, pada bulan yang sama International Finance Corporation (IFC) memberikan pinjaman senilai total 300 juta Dolar AS atau setara Rp 4,41 triliun (kurs Rp14.713 per Dolar AS) kepada PT Bank KB Bukopin.
Pinjaman mencakup penerbitan obligasi sosial pertama oleh bank swasta mana pun di Indonesia. Obligasi Sosial tersebut akan sepenuhnya didedikasikan untuk mendanai inisiatif sosial yang berfokus pada penanganan dampak sosial ekonomi akibat dari Covid-19 dan pembiayaan di segmen sosial seperti UMKM, perumahan yang terjangkau, perawatan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.