Danantara Matangkan Persiapan Sebelum Diresmikan Prabowo

Suparjo Ramalan
Kepala BP Danantara Muliaman Darmansyah Hadad (kiri). (Foto: Suparjo Ramalan)

“Lebih mem-push lagi seperti yang sudah disampaikan bahwa mem-push lagi sehingga potensi pertumbuhan ekonomi menjadi lebih baik, sayang kalau tidak begitu, potensi pertumbuhan ekonomi yang tidak optimal kita lakukan sulit kita mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen nantinya,” katanya. 

Di sisi lain, Muliaman mencatat potensi asset under management (AUM) yang dikelola mencapai 982 miliar dolar AS atau setara Rp15.584 triliun.

Dari jumlah AUM, 10,8 miliar dolar AS di antaranya berasal dari Indonesia Investment Authority (INA) dan sebagiannya dari nilai aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Adapun, INA dan perusahaan pelat merah bakal dicaplok BP Danantara.

Dia memastikan, pengelolaan aset akan dilakukan secara kehati-hatian. “Saya kira kita perlu hati-hati ya, potensinya bisa mencapai itu (aset),” ucapnya.

Meski baru dibentuk, badan ini akan menaungi aset negara yang dipisahkan alias non-Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Pada tahap awal, dana kelolaan diperkirakan mencapai 600 miliar dolar AS atau setara Rp9.520 triliun (mengacu kurs Rp15.880 per dolar AS).

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
33 menit lalu

Prabowo Ingin Siswa Lulusan Sekolah Rakyat Lanjut Kuliah, Lepas dari Kemiskinan

7 jam lalu

Ini Alasan Hotman Paris Jadi Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

7 jam lalu

Prabowo Minta Penerapan E20 Dipercepat: India-Brasil Bisa, Masa Indonesia Tidak Bisa?

9 jam lalu

Prabowo Ungkap Peran Besar Petani: Kau Pahlawan Sebenarnya, Terima Kasih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal