Danantara: Compliance Penting bagi Perusahaan, Strategi Jaga Keberlanjutan Bisnis

Rizky Agustian
Managing Director Internal Audit Danantara Ahmad Hidayat. (Foto: Istimewa)

Risiko tidak hanya datang dari praktik korupsi yang disengaja, tapi juga dari ketidaktahuan dan kelalaian dalam menjalankan fungsi kontrol internal. Oleh karena itu, pemahaman terhadap tren penegakan hukum menjadi kunci.

Penasihat Senior di Moores Rowland Indonesia, Marzuki Darusman mengatakan perusahaan tidah lagi bisa mengandalkan pendekatan reaktif menyikapi tantangan regulasi global. Namun, perlu membangun sistem compliance.

“Kompleksitas regulasi internasional semakin meningkat. Perusahaan tidak bisa lagi hanya mengandalkan pendekatan reaktif, mereka harus proaktif membangun sistem kepatuhan,” kata Marzuki.

Sementara itu, mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif mengatakan membangun tata kelola perusahaan berbasis integritas harus dilakukan. 

“Penerapan kebijakan antikorupsi harus menjadi bagian integral dari strategi perusahaan, bukan sekadar dokumen formalitas," kata dia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perdana! Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai Rp26,72 Triliun

57 tahun lalu

Strategi Grab Indonesia Jemput Peluang Bisnis di Tengah Tekanan Ekonomi Global 2026

57 tahun lalu

Danantara Kaji Perusahaan Leasing untuk Beli 50 Pesawat Boeing: Cari yang Paling Menguntungkan

57 tahun lalu

Danantara Kaji Bentuk Perusahaan Leasing untuk Beli 50 Pesawat Boeing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal