China Larang Ekspor Teknologi Logam Tanah Jarang, Ini Alasannya

Aditya Pratama
China resmi melarang ekspor teknologi untuk membuat magnet logam tanah jarang. (Foto: Reuters)

China telah secara signifikan memperketat peraturan yang memandu ekspor beberapa logam tahun ini dalam persaingan yang semakin meningkat dengan Barat mengenai kendali atas mineral-mineral penting. Pada Agustus lalu, China menerbitkan izin ekspor untuk bahan pembuatan chip galium dan germanium, diikuti dengan persyaratan serupa untuk beberapa jenis grafit sejak 1 Desember.

Langkah untuk melindungi teknologi logam tanah jarang terjadi ketika Eropa dan Amerika Serikat (AS) berupaya menghentikan penggunaan logam tanah jarang dari China. 

Negeri Tirai Bambu tersebut telah menguasai proses ekstraksi pelarut untuk memurnikan mineral strategis yang sulit diterapkan perusahaan logam tanah jarang Barat karena kerumitan teknis dan masalah polusi.

Tidak jelas sejauh mana teknologi tanah jarang China diekspor. Namun, menurut sejumlah pihak Beijing telah melarang ekspor terkait komoditas logam tanah jarang selama bertahun-tahun. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
14 jam lalu

Purbaya Ungkap Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta per Unit, Berlaku Mulai Juni 2026

Nasional
1 hari lalu

Mendagri Terbitkan Edaran, Perintahkan Gubernur Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik

Nasional
2 hari lalu

Purbaya Siapkan Paket Stimulus Ekonomi Kuartal II 2026: Insentif Mobil Listrik hingga Kredit Murah

Mobil
2 hari lalu

Kendaraan Listrik Bebas Pajak di Jakarta, AEML Ungkap Dampak Berantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal