China Kucurkan Rp2 Triliun Percepat Proyek PLTA Terbesar di Indonesia

Antara
Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie. (Foto: Ant)

"Mereka (KHE) juga sudah mengucurkan sekitar Rp2 triliun untuk mengurusi percepatan realisasi proyek ini. Jadi, mereka benar-benar serius," ucapnya.

PLTA Kayan mempunyai lima bendungan dengan total kapasitas mencapai 9.000 megawatt (MW). Untuk Kayan 1 dengan kapasitas 900 MW seluruh izin sudah lengkap mulai dari feasibility study (FS) hingga detail engineering design (DED).

Kayan 2 berkapasitas 1.200 MW dan Kayan 3 berkapasitas 1.800 MW sudah memiliki izin lokasi, FS, dan amdal. Untuk DED, masih 50 persen.

Sementara Kayan 4 1.800 MW dan Kayan 5 3.300 MW sudah memiliki izin lokasi, FS, dan amdal. Untuk DED, sekitar 20 persen.

Selain Sungai Kayan, kata Irianto, ada empat sungai lain yang berpotensi dibangun PLTA, yaitu Sungai Sembakung, Sungai Sebuku, Sungai Metarang, dan Sungai Malinau.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kementerian PU Kebut Proyek Bendungan Cibeet dan Cijurey, Minimalisir Banjir Tangerang-Karawang

57 tahun lalu

ESDM: Porsi EBT di Bauran Energi Naik Jadi 15,75 Persen, Tambahan Terbesar dari PLTA

57 tahun lalu

Kementerian LH Setop Operasional Perusahaan Diduga Penyebab Banjir di Sumatra, Ada Tambang Emas

57 tahun lalu

Asosiasi PLTA Tolak Skema Power Wheeling di RI, Apa Alasannya?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal