Cerita Pedagang Tanah Abang Jajal Jualan Online, Seminggu Cuma Laku 1

Iqbal Dwi Purnama
Syafril, pedagang pakaian di Pasar Tanah Abang. Foto: Iqbal Dwi Purnama

Kini Syafril harus berusaha keras untuk menutup tarif sewa kios meski pelanggan yang berbelanja di tokonya tak seramai sebelum pandemi Covid-19. Sebelum PPKM, dia bisa meraup omzet hingga Rp500.000 per hari.

"Boro-boro beli, yang lewat saja tidak ada. Sebelum PPKM itu Rp300.000 sampai Rp500.000 ada. Sekarang, sudah dua hari saya dagang, satu potong pun tidak ada yang laku," ucapnya.

Dia pun hanya berharap kepada pemerintah untuk memberikan bantuan kepada pedagang kecil supaya bisa tetap bertahan dengan berjualan secara konvensional di tengah pandemi Covid-19. Pasalnya, untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya pun sulit di tengah kondisi saat ini.

"Kita mau makan, enggak ada duit, kita gadai sama tetangga dulu, kita pinjam duit dulu, kita dapat makan yang penting, anak cucu makan, jangan sampai enggak makan," tuturnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penyebab Mobil Fortuner Dirusak Massa di Tanah Abang, Pengemudi Klakson Berulang Kali

57 tahun lalu

Polisi Ungkap Kronologi Mobil Fortuner Dirusak Massa hingga Kaca Pecah di Tanah Abang

57 tahun lalu

Viral Fortuner Dirusak Massa di Tanah Abang, Sopir Sempat Diamankan Polisi

57 tahun lalu

Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Pagi Ini Imbas Kebakaran Dekat Rel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal