BPJS Kesehatan Terancam Gagal Bayar di 2026 gegara Masyarakat Banyak Kena Penyakit Kronis

Iqbal Dwi Purnama
BPJS Kesehatan terancam mengalami gagal bayar pada tahun 2026 (Foto: iNews.id/Iqbal)

JAKARTA, iNews.id - Direktur Perencanaan dan Pengembangan BPJS Kesehatan, Mahlil Ruby mengatakan BPJS Kesehatan terancam mengalami gagal bayar pada tahun 2026 mendatang. Hal ini dikarenakan defisit yang terjadi akibat pengeluaran klaim yang dibayarkan oleh BPJS Kesehatan lebih besar dari premi yang dibayarkan oleh para peserta JKN.

Menurut Mahlil, klaim yang dibayarkan kepada para peserta BPJS ini disebabkan oleh beberapa hal, seperti meningkatnya kunjungan masyarakat ke rumah sakit dengan membawa penyakit-penyakit kronis.

Selain itu, tambahan fasilitas kesehatan dan kapasitas dari rumah sakit, peningkatan kasus penyakit yang memiliki biaya mahal, peningkatan kelas rumah sakit, hingga adanya potensi fraud juga ikut meningkatkan defisit.

"Saya ingin mengatakan bahwa kalau kita tidak melakukan sesuatu kebijakan apapun, maka pada tahun 2026 kita akan defisit atau aset negatif. Gagal bayar bisa terjadi pada Maret 2026," tutur Mahlil di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Senin (11/11/2024).

Pada kesempatan itu, Mahlil menceritakan kondisi di mana kepesertaan BPJS Kesehatan bertambah sekitar 30 juta peserta, tapi yang aktif membayar premi hanya sekitar 7 juta peserta saja. Hal ini yang menurutnya membuat klaim yang dibayarkan BPJS Kesehatan terus membengkak.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BPJS Kesehatan Buka Loker untuk Lulusan D3, Ini Syarat dan Cara Daftarnya!

57 tahun lalu

Libur Sekolah di Depan Mata! Begini Cara Mengatur Keuangan agar Dompet Tak Menipis

57 tahun lalu

Kembali Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.708 per Dolar AS

57 tahun lalu

Sore Ini! Saksikan IG Live MNC Sekuritas ‘Money Never Sleeps: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?’

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal