Bos Twitter Prancis Mengundurkan Diri di Tengah Gelombang PHK 

Aditya Pratama
Kepala Operasional Twitter di Prancis, Damien Viel menyatakan mundur dari perusahaan media sosial tersebut. (Foto: Reuters)

Selain itu, perusahaan juga harus menghormati periode pemberitahuan tertentu, tergantung pada sifat pemecatan dan senioritas staf.

Untuk pemecatan yang berdampak pada beberapa karyawan dalam waktu 30 hari, perusahaan juga harus mengikuti prosedur tertentu, yang memerlukan pemberitahuan kepada staf, perwakilan staf, dan Kementerian Tenaga Kerja.

Twitter tengah mengalami masa sulit sejak orang terkaya di dunia mengambil alih perusahaan. Perusahaan telah memangkas sekitar setengah staf secara global, sementara Musk telah meningkatkan kemungkinan platform media sosial tersebut bangkrut.

Musk baru-baru ini mengatakan kepada karyawan untuk mempertimbangkan apakah mereka ingin tetap bekerja berjam-jam dengan intensitas tinggi, atau mengambil paket pesangon gaji tiga bulan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

May Day di Monas, Prabowo Umumkan Sudah Teken Keppres Satgas PHK dan Kesejahteraan Buruh

Internet
19 hari lalu

Tak Main-Main! Komdigi Siap Blokir Platform yang Biarkan Kekerasan Seksual

Internet
26 hari lalu

Geger! Elon Musk Sebut WhatsApp Tidak Bisa Dipercaya

Nasional
29 hari lalu

Buruh Sebut Konflik AS-Israel dan Iran Picu Ancaman PHK di RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal