Boeing Kembali Disorot, Kali Ini Soal Keamanan Pesawat 787 Dreamliner

Rahmat Fiansyah
Pesawat Boeing 787 Dreamliner milik Nippon Airways. (Foto: AFP)

Seorang teknisi di pabrik North Charleston, Joseph Clayton mengaku kerap menemukan puing-puing berbahaya dekat kabel di bawah kokpit pesawat.

"Saya bilang kepada istri saya kalau saya tidak akan pernah mau untuk terbang di pesawat itu. Ada masalah keamanan," kata Joseph, dikutip Minggu (21/4/2019) 

Pelanggan seperti Qatar Airways, menurut New York Times, kesal dengan produksi Dreamliner di sejumlah pabrik Boeing tertentu. Maskapai tersebut membeli pesawat Dreamliner dari pabrik Boeing yang berbeda-beda sejak 2014.

Boing menepis ada masalah dalam produksi Dreamliner. Boeing South Carolina mengklaim produksi di pabriknya memiliki kualitas yang terbaik sepanjang sejarah.

Di saat yang bersamaan, Boeing saat ini tengah menghadapi sejumlah investigasi, termasuk soal dugaan tindakan kriminal dari pemerintah federal hingga proses sertifikasi Boeing 737 Max. Hal ini tidak terlepas dari jatuhnya dua pesawat 737 MAX di Indonesia dan Ethiopia dalam beberapa bulan terakhir.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Danantara Kaji Perusahaan Leasing untuk Beli 50 Pesawat Boeing: Cari yang Paling Menguntungkan

57 tahun lalu

Danantara Kaji Bentuk Perusahaan Leasing untuk Beli 50 Pesawat Boeing

57 tahun lalu

Boeing Dihukum Bayar Rp599 Miliar ke Keluarga Korban Kecelakaan 737 MAX

57 tahun lalu

KPK Gelar Audiensi dengan Garuda Indonesia, Ingatkan Risiko Korupsi Pengadaan Pesawat Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal