Bisnis Alibaba Menggurita, Ini yang Patut Diwaspadai Indonesia terkait Kasus Jack Ma

Oktiani Endarwati
Terkait kasus menghilangnya Jack Ma, ekspansi Alibaba ke Indonesia dikhawatirkan diwarnai kepentingan pemerintah China. (Foto: Reuters)

"Saya rasa Alibaba sekarang sudah tidak bergantung dengan Jack Ma. Apalagi Jack Ma sudah mempersiapkan sejak lama penerusnya. Dari sisi manajemen, Daniel Zhang ini bertanggung jawab untuk ekspansi investasi ke berbagai belahan dunia. Jadi dia sudah mengerti betul," ujarnya saat dihubungi, Selasa (5/1/2021).

Menurut Yuswohadi, yang menjadi masalah jika nantinya Alibaba disetir oleh negaranya. Hal ini akan memengaruhi arah kebijakan dari Alibaba.

"Ketika pengaruh pemerintah masuk, tentu saja ekspansi ke Indonesia warnanya akan diwarnai kepentingan negara. Misalnya, sektor-sektor mesti dikaitkan dengan investasi dari China ke sini," katanya.

Dia menambahkan, kepentingan negara dengan kepentingan perusahaan besar harus dipisahkan. "Bahwa ujungnya kebetulan Alibaba ada tokohnya, yaitu Jack Ma. Jadi faktor pemanis tetapi sebenarnya secara mendasar kekuatan korporasi ini makin membahayakan karena dia bisa punya resource yang besar," ujar Yuswohadi.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harta Pemilik Labubu Wang Ning Tembus Rp453 Triliun, Lebih Kaya dari Jack Ma

57 tahun lalu

Akhirnya Xi Jinping Jabatan Tangan dengan Jack Ma

57 tahun lalu

Kata KPU soal Kerja Sama Cloud Sirekap dengan Alibaba

57 tahun lalu

Roy Suryo Sebut KPU Langgar UU PDP terkait Kontrak Cloud dengan Alibaba untuk Sirekap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal