Bisnis Alibaba Menggurita, Ini yang Patut Diwaspadai Indonesia terkait Kasus Jack Ma

Oktiani Endarwati
Terkait kasus menghilangnya Jack Ma, ekspansi Alibaba ke Indonesia dikhawatirkan diwarnai kepentingan pemerintah China. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Pendiri Alibaba dan Ant Group, Jack Ma, dilaporkan hilang setelah perusahaannya diselidiki atas dugaan monopoli dan persaingan tidak sehat oleh pemerintah China. Dugaan hilang muncul setelah Jack Ma melontarkan kritik terhadap sistem regulasi keuangan China.

Sejak tiga bulan, Jack Ma masih belum tampak setelah pemerintah China merilis investigasi persaingan usaha terhadap perusahaannya.

Di sisi lain, Jack Ma bukanlah orang sembarangan di China. Dia memiliki gurita bisnis yang membuatnya menjadi salah satu tokoh kuat di Negeri Tirai Bambu. 

Alibaba, raksasa bisnisnya bukan sekadar perusahaan e-commerce. Perusahaan ini telah masuk ke berbagai lini bisnis seperti finansial dan logistik. Bahkan, jejaknya sudah berada di berbagai negara lain termasuk Indonesia.

Pengamat Pemasaran dari Inventure, Yuswohady mengatakan, masalah yang menimpa Alibaba secara manajemen tidak akan terlalu berdampak terhadap investasi yang telah dilakukan di Indonesia. Menurutnya, di bawah kepemimpinan CEO Alibaba Group, Daniel Zhang, bukanlah orang baru bagi raksasa asal China tersebut.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harta Pemilik Labubu Wang Ning Tembus Rp453 Triliun, Lebih Kaya dari Jack Ma

57 tahun lalu

Akhirnya Xi Jinping Jabatan Tangan dengan Jack Ma

57 tahun lalu

Kata KPU soal Kerja Sama Cloud Sirekap dengan Alibaba

57 tahun lalu

Roy Suryo Sebut KPU Langgar UU PDP terkait Kontrak Cloud dengan Alibaba untuk Sirekap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal