Bahlil Sebut Banyak Negara yang Tak Ingin Indonesia Maju

Athika Rahma
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyebut banyak negara yang tidak ingin Indonesia menjadi negara maju. (Foto: Antara).

"Makanya tahun ini kita hentikan nikel. Nanti CATL (perusahaan baterai asal China) akan masuk di sana dengan investasi 5,2 miliar dolar AS, dengan LG di Haltim (Halmahera Timur) investasinya Rp142 triliun. Sebagian juga di Jawa Tengah, di Batang. Kita bangun ekosistem baterai mobil terbesar di dunia," ucap Bahlil.

Oleh karena itu, Bahlil menayampaikan pihaknya meminta dukungan agar rencana tersebut berjalan lancar. 

"Kita harus berikan lampu hijau ke mereka, bahwa Indonesia sejak 17 Agustus sudah merdeka, kita tidak dijajah lagi. Oleh karena itu, kita berdaulat membuat keputusan untuk kemandirian negara kita sendiri," kata dia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bahlil Turunkan Harga Gas Industri: untuk Menjaga Daya Saing dan Lapangan Pekerjaan

57 tahun lalu

Bahlil Turunkan Harga Gas Industri ke 13 Dolar AS per MMBTU, Pelaku Usaha Bernapas Lega

57 tahun lalu

Resmi! Bahlil Pangkas Harga Gas Industri Jadi 13 Dolar AS per MMBTU

57 tahun lalu

Prabowo: Kenapa RI Selama 81 Tahun Tak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal