Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Resmi! Bahlil Pangkas Harga Gas Industri Jadi 13 Dolar AS per MMBTU
Advertisement . Scroll to see content

Bahlil Turunkan Harga Gas Industri ke 13 Dolar AS per MMBTU, Pelaku Usaha Bernapas Lega

Senin, 29 Juni 2026 - 14:05:00 WIB
Bahlil Turunkan Harga Gas Industri ke 13 Dolar AS per MMBTU, Pelaku Usaha Bernapas Lega
Bahlil resmi memangkas harga gas industri berbasis LNG menjadi 13 dolar AS per MMBTU dari 20–23 dolar AS demi menjaga daya saing industri dan cegah PHK. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia resmi menurunkan harga gas industri berbasis Liquefied Natural Gas (LNG) menjadi 13 dolar AS per MMBTU. Kebijakan ini memangkas harga sebelumnya yang berada di kisaran 20–23 dolar AS per MMBTU.

Bahlil mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah pemerintah merumuskan ulang kebijakan harga gas industri atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, pemerintah juga telah menerima berbagai aspirasi dari pelaku industri dan asosiasi gas bumi dalam beberapa pekan terakhir.

Menurut Bahlil, penurunan harga gas ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga daya saing industri nasional sekaligus mencegah terganggunya lapangan kerja akibat tingginya biaya energi.

"Jadi kita sudah memutuskan untuk LNG industri di harganya 13 dolar AS per MMBTU," ujar Bahlil usai rapat koordinasi bersama pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (29/6/2026).

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyambut baik kebijakan tersebut. Menurutnya, penurunan harga gas menjadi kabar baik bagi kalangan industri maupun para pekerja yang sebelumnya mengkhawatirkan dampak kenaikan harga gas terhadap keberlangsungan usaha.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut