Badan Pangan Nasional Sebut Stok Telur hingga Minyak Goreng Masih Surplus

Advenia Elisabeth
Dialog di MNC Trijaya tentang Krisis Pangan, Sabtu (1/10/2022). (Foto: tangkapan layar)

Saat ini, lanjutnya, NFA sedang melakukan penguatan regulasi cadangan pangan. Sebab, cadangan pangan yang  dipegang oleh pemerintah baru beras, maka dari itu kita akan memperkuat cadangan yang lain.

"Cadangan yang dipegang oleh pemerintah baru beras. Beras ini ada sekitar 800 ribu ton sehingga kita harus perkuat supaya diharapkan sampai 1,2 juta ton. Sementara secara cadangan pangan nasional, beras kita ada 7 juta ton. Jumlah ini sangat banyak mungkin bisa cukup untuk sekitar 3-4 bulan atau bisa lebih," papar Ketut Astawa.

Dia mengungkapkan, pihaknya sedang menyiapkan Perpres revisi 48 tentang cadangan pangan pemerintah sehingga tahap pertama kita harus memperkuat cadangan lainnya seperti, jagung, dan kedelai. 

Perpres tersebut sedang dibahas dan diharapkan dalam dua minggu ke depan hasilnya bisa keluar, karena saat ini masih ada beberapa perbaikan. 

"Mudah-mudahan dalam dua minggu ini bisa keluar karena masih ada perbaikan perbaikan sedikit, dapat masukan dari beberapa pihak. Kita harapkan dengan Perpres cadangan pangan ini kita memiliki regulasi yang jelas soal cadangan pangan ke depan seperti apa," tutur Ketut Astawa.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Pangan Hari Ini Merangkak Naik, Cabai Keriting Tembus Rp74.600 per Kg

57 tahun lalu

Daftar Harga Pangan 17 Juni 2026, Beras hingga Cabai Rawit Merah Naik

57 tahun lalu

Momen Prabowo Makan Siang Bareng Siswa Sekolah Rakyat, Menunya Nasi Pakai Ayam dan Telur

57 tahun lalu

Mendag Pastikan Harga Minyakita Naik, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal