Asita Usul Simulasi Sebelum Terapkan New Normal Sektor Pariwisata

Antara
Objek wisata di Pesisir Selatan Sumatra Barat. (Foto: ilustrasi/Ant).

SOLO, iNews.id - Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (Asita) Jawa Tengah menilai, perlu ada simulasi sebelum penerapan kenormalan baru (new normal) di tengah pandemi Covid-19. Simulasi dinilai penting agar new normal berjalan dengan baik.

"Untuk penerapan 'new normal' di bidang pariwisata perlu disimulasikan terlebih dahulu agar segala sesuatunya lebih siap," kata Wakil Ketua Asita Jateng, Daryono di Solo, Minggu (31/5/2020).

Menurut dia, SDM memiliki peran penting dalam menyukseskan new normal. Dengan begitu, citra sektor pariwisata bisa terjaga saat menerima kunjungan turis di tengah pandemi.

"Tidak hanya mematuhi protokol kesehatan yang selama ini dijalankan tetapi juga perlu ada regulasi baru yang lebih spesifik terkait usaha jasa pariwisata mengingat slogan bersih, sehat, dan aman bukan hanya sebuah penambahan fasilitas," katanya.

Menurut dia, slogan bersih, sehat, dan aman sudah menjadi tuntutan sebagai bentuk pelayanan prima di masa kini.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemenpar Ungkap Vila dengan NIB Meningkat 76,4%, Sinyal Positif Pariwisata RI!

57 tahun lalu

Bhutan Buka Babak Baru Wisata Dunia, Andalkan Konsep Mindfulness dan Turis Berkualitas

57 tahun lalu

Wamenpar Ungkap Kisah Perempuan Inspiratif di Women’s Inspiration Awards 2026

57 tahun lalu

17 Juta Orang Serbu Destinasi Lokal selama Libur Lebaran 2026, Ekonomi Bangkit!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal