Angkatan Kerja Baru Capai 3,6 Juta per Tahun, Menko PMK Dorong Revitalisasi Vokasi

Dovana Hasiana
Menko PMK Muhadjir Effendy menyebut, revitalisasi vokasi dinilai penting untuk menyiapkan angkatan kerja yang produktif dan sesuai dengan kebutuhan industri. (Foto: Tangkapan Layar)

Hal ini dilakukan untuk mendorong generasi muda yang produktif ketika lulus dari bangku sekolah. 

“Jadi kemampuan pelajar SMK bisa sesuai dengan kebutuhan industri karena memang kurikulum disusun oleh pelaku industri itu sendiri. Pemerintah hanya menetapkan mata pelajaran seperti Pancasila atau Agama,” ucap Muhadjir.

Muhadjir mengatakan, pemerintah telah bekerja secara optimal sehingga bisa mengurangi angka pengangguran. Berdasarkan data BPS 2022, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Agustus 2022 sebesar 5,86 persen, turun sebesar 0,63 persen poin dibandingkan dengan Agustus 2021.

Selain menyediakan program pelatihan, penurunan ini juga didukung dengan akselerasi investasi dan kebijakan hilirisasi industri di Indonesia. 

“Pelaku industri dan usaha bisa merasakan manfaat kebijakan ini. Di samping bisa mengelola SDA, ini juga menimbulkan multiplier effect dari sisi ketenagakerjaan, salah satunya meningkatkan lapangan pekerjaan,” katanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

Pemerintah Batal Terapkan Belajar Online imbas Kenaikan Harga Minyak Dunia, Ini Alasannya

Nasional
10 hari lalu

Pemerintah Batalkan Wacana Belajar Online, Sekolah Tetap Tatap Muka

Bisnis
1 bulan lalu

Kemnaker Buka 20.000 Kuota Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1, Buruan Daftar!

Nasional
1 bulan lalu

Ekonom Kritik Produk AS Masuk RI Tak Wajib Sertifikasi Halal, Ancam Industri Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal