Alihkan 4.000 Menara Telkomsel ke Mitratel, Ini Penjelasan Telkom

Aditya Pratama
Ilustrasi menara BTS Telkomsel. (Foto: dok iNews)

"Transaksi ini terjadi antara dua perusahaan yang dikonsolidasikan Telkom, sehingga transaksi pengalihan tersebut akan tereliminasi dan tidak ada dampak terhadap pengungkapan dan penyajian Laporan Keuangan Perseroan secara konsolidasian di kemudian hari," kata Andi.

Terkait dengan harga transaksi dibandingkan dengan total nilai pasar aset sebesar 4,93 persen yang nilai transaksi afiliasi lebih tinggi daripada harga pasar, dia menerangkan bahwa nilai transaksi masih dapat dianggap wajar apabila masih dalam rentang ±7,5 persen dari hasil penilaian KJPP.

"Mitratel sebagai pembeli dalam transaksi ini berpendapat bahwa nilai 4,93 persen di atas penilaian KJPP masih memberikan keuntungan bagi Mitratel. Hal ini merupakan pendapat yang diambil setelah adanya analis strategis dan bisnis yang terjustifikasi oleh Mitratel," tutur Andi.

Adapun pada semester I 2021, Telkomsel dan Mitratel membukukan pendapatan masing-masing sebesar Rp43,2 triliun dan Rp3,2 triliun. Di masa mendatang, Telkom berharap baik Telkomsel maupun Mitratel dapat tumbuh seiring atau lebih tinggi dari pertumbuhan industrinya.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TelkomMetra Tata Portofolio Bisnis, AdMedika Group Ekspansi di Bawah Fullerton Health

57 tahun lalu

Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh Diangkat Jadi Komisaris Telkomsel

57 tahun lalu

Telkom Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid, Bukti Komitmen Disiplin Operasional

57 tahun lalu

PaDi UMKM Gelar PBFS 2026, Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal