6 Negara Diundang Gabung, Vladimir Putin: BRICS Tidak Bersaing dengan Siapa pun

Aditya Pratama
Presiden Rusia Vladimir Putin saat menghadiri konferensi pers KTT BRICS di Johannesburg, Afrika Selatan, secara virtual, Kamis (24/8/2023). (Foto: Reuters)

Masuknya negara-negara produsen minyak, Arab Saudi dan UEA, menyoroti pergeseran mereka dari orbit Amerika Serikat (AS) dan ambisi mereka untuk menjadi negara kelas berat global.

Sementara, Rusia dan Iran mempunyai tujuan yang sama dalam perjuangan bersama melawan sanksi dan isolasi diplomatik yang dipimpin AS, dan hubungan ekonomi mereka semakin erat setelah invasi Moskow ke Ukraina.

Selain itu, China diketahui dekat dengan Ethiopia. Masuknya negara ini juga menunjukkan keinginan Afrika Selatan untuk memperkuat suara Afrika dalam urusan global.

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa menyampaikan, enam negara kandidat baru tersebut akan secara resmi menjadi anggota BRICS pada 1 Januari 2024 mendatang. Menurutnya, kelompok tersebut telah memulai babak baru dalam upayanya membangun dunia yang adil, inklusif, dan sejahtera.

“Kami memiliki konsensus mengenai fase pertama dari proses ekspansi ini dan fase lainnya akan menyusul," kata Ramaphosa.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Internasional
3 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
3 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
4 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal