5 Kebiasaan Buruk yang Harus Disingkirkan jika Ingin Kaya Tahun Depan

Muhammad Aulia
Ilustrasi membangun kekayaan. (Foto: Shutterstock)

Setelahnya Anda dapat menurunkan tujuan tersebut ke rencana-rencana spesifik. Apabila tujuan sudah spesifik, Anda dapat merencanakan seberapa banyak uang yang perlu ditabung per bulannya untuk dapat mewujudkan tujuan tersebut. Lalu Anda mengatur tabungan agar dapat secara otomatis menyisihkan uang yang disetor untuk langsung ditabung.

Jika tujuan Anda masih abstrak, contohnya seperti meningkatkan perolehan gaji, mulailah dengan merumuskan rencana aksi dan tulis. Menghasilkan uang lebih banyak dapat berarti menegosiasikan kenaikan gaji, memulai pekerjaan sampingan, atau melakukan keduanya.

Menunggu hingga Anda punya uang lebih untuk berinvestasi

Waktu akan ada di pihak Anda jika berkaitan dengan berinvestasi. Hal ini terjadi berkat eksistensi dari Bunga Berbunga (Compound Interest). Dan Anda tidak membutuhkan penghasilan yang besar untuk mulai membuat uang Anda bekerja.

Telah ada berbagai aplikasi yang bertujuan untuk memudahkan manusia dalam berinvestasi, dan Anda dapat menemukannya di pelayanan investasi otomatis seperti Robo-Advisors. Banyak ahli investasi, termasuk Warren Buffett dan Mark Cuban yang menyarankan untuk berinvestasi di reksa dana indeks.

Kunci utamanya: Jangan menunggu. Bahkan jika Anda saat ini tidak bisa menginvestasikan uang banyak. Mulailah kebiasaan untuk menyisihkan sebagian kecil uang Anda per bulannya. Kapan pun Anda mendapatkan bonus uang dan sejenisnya, jangan lupa untuk mengevaluasi kembali jumlah uang yang bisa sisihkan untuk berinvestasi.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Dana Investor Asing Keluar dari Pasar Saham RI Tembus Rp11 Triliun sejak Januari

Nasional
5 hari lalu

Tersangka Kasus Suap, Eks Direktur Penyidikan Bea Cukai Rizal Punya Harta Rp19,73 Miliar

Nasional
5 hari lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Nasional
6 hari lalu

Menperin Ungkap Nilai Investasi Sektor Otomotif Tembus Rp194,22 Triliun, Serap Hampir 100.000 Tenaga Kerja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal