21 Perusahaan Bakal Melantai di Bursa, Tidak Ada BUMN

Aditya Pratama
Bursa Efek Indonesia

Dia menambahkan, sampai saat ini BEI belum menerima permohonan IPO dari perusahaan atau anak usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Belum ada BUMN atau anak perusahaan BUMN dalam pipeline," kata dia.

Nyoman menjelaskan, sektor consumer non-cyclicals, energy, dan industrials menjadi sektor dengan calon emiten terbanyak dengan jumlah tiga perusahan. Lalu, sektor technology, basic materials, consumer cyclicals, serta properties & real estate berjumlah dua perusahaan.

Baca Juga

Kemudian, sektor financial, healthcare dan transportation & logistics ada satu perusahaan, serta satu perusahaan masih dalam proses evaluasi BEI.

Dari segi skala aset untuk perusahaan dalam pipeline bila merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017, detailnya adalah sebagai berikut:

• 3 perusahaan aset skala kecil (aset di bawah Rp50 miliar)
• 8 perusahaan aset skala menengah (aset antara Rp50 miliar-Rp250 miliar)
• 10 perusahaan aset skala besar (aset di atas Rp250 miliar) 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BSI Raup Laba Rp2,8 Triliun, Tumbuh 17,79% di April 2026

57 tahun lalu

Dony Oskaria Ungkap Merger BUMN Karya Molor ke Kuartal IV 2026

57 tahun lalu

Elon Musk Selangkah Lagi Jadi Triliuner Pertama di Dunia Lewat IPO SpaceX

57 tahun lalu

IHSG Anjlok, BEI Sebut Fundamental Pasar Tetap Kokoh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal