Rawon Jadi Sup Terenak di Asia, Ini 3 Warung Legendaris di Surabaya
3. Rawon Kalkulator
Selalu saja ada pertanyaan kenapa namanya kalkulator. Tapi semua cerita rawon yang ada di kawasan Taman Bungkul ini berawal dari keunikan kasir yang mampu menghitung seluruh pesanan tanpa alat hitung.
Suaranya lantang dan menghitung semua pesanan pembeli dengan cepat. Karena kebiasaan yang terdengar itu, mereka menyebutnya dengan Rawon Kalkulator. Padahal dulunya nama rawon itu merupakan Warung Sedap Malam.
Sajian Rawon Kalkulator terhitung lengkap, didukung beragam gorengan seperti tempe, perkedel, ote-ote dan berbagai jenis telor. Rasa rawon yang pekat dan sambal yang mengugah selera menjadi salah satu pertimbangan orang selalu ingin kembali ke sana untuk menikmatinya dengan meriah.
Editor: Dani M Dahwilani