Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia, Prabowo Gandeng Imperial College London
Advertisement . Scroll to see content

Olok-Olok Penjual Es Teh, Gus Miftah Jadi Pejabat Prabowo Pertama Mengundurkan Diri

Jumat, 06 Desember 2024 - 15:35:00 WIB
Olok-Olok Penjual Es Teh, Gus Miftah Jadi Pejabat Prabowo Pertama Mengundurkan Diri
Olok-olok penjual es teh, pendakwah Gus Miftah menjadi pejabat yang ditunjuk Presiden Prabowo Subianto pertama yang mengundurkan diri. (Foto: Instagram Gus Miftah)
Advertisement . Scroll to see content

Tampak raut muka pedagang es teh tersebut otomatis berubah tersenyum kecut mendengar ucapan Gus Miftah tersebut.

Meski sudah meminta maaf, namun publik tetap mengecam. Akibatnya, sang pendakwah kondang itu mengundurkan diri di Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (6/12/2024).

Miftah Maulana alias Gus Miftah mengaku tidak ada tekanan atau permintaan usai memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. Keputusannya itu diambil melalui proses pemikiran mendalam bukan karena tekanan, namun tanggung jawabnya sebagai seorang pejabat.

"Keputusan ini saya ambil bukan karena ditekan oleh siapa pun, bukan karena permintaan siapa pun. Tetapi keputusan ini saya ambil karena rasa cinta hormat dan tanggung jawab saya yang mendalam terhadap Bapak Presiden Prabowo Subianto serta seluruh masyarakat," kata Gus Miftah. 

Profil Gus Miftah

Sosok Gus Miftah memang sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Kiai muda eksentrik sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman Yogyakarta ini sering wara-wiri di berbagai stasiun televisi swasta, bahkan sering satu acara dengan sejumlah pejabat dan kalangan selebritis. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut