Mengenal Manfaat Vitamin C untuk Daya Tahan Tubuh Anak Selama Berpuasa
Dokter spesialis anak, Kanya Ayu Paramastri mengatakan, tantangan terhadap daya tahan tubuh anak bisa dialami saat menjalani puasa Ramadan. Sebab, konsumsi asupan anak terbatasi sementara intensitas aktivitas nyaris sama dengan hari-hari biasa.
"Tanpa diimbangi asupan bergizi yang mengandung mikronutrien mencukupi, daya tahan tubuh dapat terpengaruh sehingga anak berisiko batal puasa, bahkan bisa jatuh sakit. Guna mengantisipasi gangguan kecukupan asupan selama berpuasa, selain protein, karbohidrat kompleks dan buah, anak juga membutuhkan tambahan suplementasi, terutama vitamin C sebagai zat gizi mikro yang esensial bagi anak-anak," kata dr Kanya Ayu Paramastri, melalui keterangan virtualnya belum lama ini.
Menurutnya, vitamin C merupakan salah satu zat gizi mikro esensial yang berpengaruh pada imunitas tubuh anak. Fungsinya menyokong sistem kekebalan melalui peningkatan aktivitas fungsi sel darah putih dan produksi antibodi.
Kekurangan vitamin C mengakibatkan anak-anak semakin rentan terhadap infeksi. Salah satunya batuk pilek, terhambatnya pembentukan kolagen yang menyebabkan gangguan pertumbuhan, penyembuhan luka yang lambat, hingga menimbulkan gejala penyakit skorbut (merasa lelah dan lemah sepanjang waktu, kehilangan nafsu makan, mudah tersinggung dan uring-uringan). Selain itu, vitamin C juga merupakan salah satu antioksidan utama yang dapat mencegah dan memperbaiki kerusakan DNA.
Kinshuk Kunwar, Presiden Direktur PT Bayer Indonesia mengatakan, dampak pandemi menuntut kita untuk mampu beradaptasi dengan perubahan yang cepat, tak terkecuali bagi anak-anak.