Mengenal 90 Jenis Makanan Nusantara di Festival Jajanan Bango
JAKARTA, iNews.id - Ada banyak cara untuk mengenalkan makanan Nusantara kepada masyarakat. Salah satunya melalui event kuliner Festival Jajanan Bango.
Event ini menyajikan ragam kuliner Nusantara. Ada 90 jenis makanan yang dibagi ke dalam beberapa area, seperti Sumatera, Jawa, Madura, Bali, Nusa Tenggara, dan Kalimantan.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno beserta beberapa pejabat seperti Retno Marsudi, Budi Karya Sumadi, dan Triawan Munaf, turut memeriahkan hari terakhir Festival Jajanan Bango, (30/10) yang berlokasi di Plaza Parkir Timur, GBK Senayan.
Festival Jajanan Bango merupakan bentuk kolaborasi antara Kemenparekraf dengan Unilever Indonesia, melalui Bango yaitu merek dagang yang dijual PT Unilever, Tbk.
Di hari terakhir Festival Jajanan Bango Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengatakan, akan terus mengawal agar kegiatan-kegiatan yang serupa seperti FJB agar bisa terus berlanjut.
Sandiaga berpesan kepada Festival Jajanan Bangon harus 3G. "Apalagi, Jajanan Bango adalah festival kuliner terbesar di Indonesia dengan target 100.000 pengunjung. Pesan saya, FJB harus 3G: Gercep (gerak cepat), Geber (gerak bersama) dan Gaspol (garap semua potensi untuk buka lapangan usaha dan lapangan kerja). Sukses terus untuk Bango dan FJB!," kata Sandi, di Plaza Parkir Timur, GBK Senayan (30/10/2022).
Tidak hanya Sandiaga Uno, beberapa pejabat seperti Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, juga turut menyampaikan pandangannya terhadap FJB di mana Menlu cukup optimistis apabila masyarakat merawat makanan Indonesia, hal tersebut akan memudahkan untuk melakukan promosi kuliner-kuliner Indonesia ke luar negeri.
"Saya cukup optimistis kalau kita semua merawat makanan Indonesia dan pada akhirnya menyukainya, maka akan mudah bagi kita untuk mempromosikan juga makanan itu keluar negeri," ujar Retno Marsudi.
Menlu juga mengajak semua kalangan untuk bersama-sama mempromosikan makanan Indonesia.
“Mari kita bersama sangga dan promosikan makanan Indonesia agar lebih mendunia," ujar Menlu Retno Marsudi.
Tak hanya Menlu Retno, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan, pelaku UMKM harus terus dilindungi bahkan dia menyarankan jika festival serupa bisa digelar di luar negeri.
“Tetapi ingat, pelaku UMKM yang terlibat ini harus terus dilindungi, bahkan saya mengusulkan kecap Bango bikin cluster seperti ini juga di Singapura, Malaysia, Belanda dan Saudi karena saat kita ada di luar negeri, pasti kita merasa kangen dengan makanan Indonesia," ujar Budi.
“Bango dengan korporasinya bisa mengangkat ini dan menjadikannya satu kekuatan," kata Budi.
Dalam festival ini, Bango menyuguhkan beraneka ragam kuliner hampir dari seluruh daerah di Indonesia dengan total kuliner diketahui sebanyak 90 jenis yang dibagi ke dalam beberapa area seperti Sumatera, Jawa, Madura, Bali, Nusa Tenggara, dan Kalimantan.
Mulai dari Mie Aceh Seulawah, Sate Padang Ajo Ramon, Soto legendaris Betawi yaitu soto Betawi H. Ma’ruf, hingga Resto Yougwa Danau Sentani Batu Ceper dapat menjadi pengobat rindu para perantau yang mungkin sudah lama tidak bisa pulang ke kampung halaman.
Editor: Vien Dimyati