Mengapa Makanan dengan Indeks Glikemik Tinggi Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes?
Tentunya hal ini perlu kita waspadai dan menjadi lebih berhati-hati dalam memilih makanan.
Manfaat Pilihan Makanan dengan Indeks Glikemik Rendah untuk Kesehatan
Tidak bisa dipungkiri, di zaman sekarang gampang sekali menemukan makanan yang manis. Tinggal scroll timeline sosial media, kalian akan langsung menemukan dessert box, cookies, cheese cake, macaron dan makanan manis yang viral lainnya. Padahal makanan manis yang sering ditemui biasanya mengandung Indeks Glikemik tinggi (Hi-GI) yang bisa membuat kadar gula darah naik secara drastis.
Jika dibiarkan terus-menerus, berat badan akan naik secara berlebih, bisa terkena diabetes atau bahkan penyakit kronis lainnya.
Tips Makan Makanan Manis Tanpa Khawatir Kenaikan Gula Darah
Tapi tenang saja, buat para pecinta manis, ada solusi yang tepat untuk kalian. Kalian masih bisa makan makanan manis tanpa harus khawatir terhadap gula berlebih. Selain itu, bagaimana caranya agar badan tidak gampang lemas, berat badan tetap stabil, dan mencegah diabetes dengan memilih makanan yang tepat?
Caranya adalah dengan memilih makanan manis dengan kandungan Indeks Glikemik yang rendah. Indeks Glikemik atau GI adalah ukuran seberapa cepat makanan tertentu dapat meningkatkan kadar gula darah kamu. Semakin tinggi Indeks Glikemik di suatu makanan, semakin cepat pula dapat meningkatkan kadar gula darah, dan tiba-tiba dapat langsung turun secara drastis. Jika kadar gula darah naik secara terus-menerus, bisa memicu diabetes.