Kisah WNI Jualan Nasi Tumpeng di Singapura, Berawal Kangen Masakan Indonesia kini Laris Manis
Selanjutnya, ada lagi seorang temannya yang memesan tumpeng. Permintaan itu Ellen sanggupi, hingga akhirnya dari mulut ke mulut, makin banyak order pesanan yang datang menghampirinya.
Apalagi masyarakat Indonesia yang ada di Singapura memang selalu kangen dengan masakan Indonesia termasuk tumpeng.
Saat kembali ke Indonesia Ellen lantas kembali melanjutkan usahanya. Dia yang semula belajar masak secara otodidak, mulai menambah ilmu. Mulai dari ikut komunitas kuliner hingga mengikuti kursus memasak.
Selama kurang lebih 15 tahun, Ellen konsisten menjalani usaha tumpengnya itu. Meski pandemi Covid-19 sempat melanda, dia tak putus asa dan tak berhenti berinovasi.
“Tidak cuma di bisnis tumpeng aja ya, tapi di semua bisnis, yang paling penting itu adalah konsisten, kesabaran, dan tidak mudah putus asa,” katanya.
“Karena yang namanya hambatan itu pasti ada aja. Ada yang kadang kala bisa kita kontrol atau ada juga hal-hal yang nggak bisa kita kontrol kaya masalah pandemi kemarin. Tapi ada hal kita bisa mengatasi hambatan-hambatan itu menjadi sebuah tantangan yang bisa kita lampaui,” lanjutnya.
Editor: Vien Dimyati