Kenalkan Variasi Makanan pada Anak sejak Kecil, Ada Lauk Protein, Sayuran dan Susu
Estimasi dalam sebulan pengeluaran belanja makanan adalah Rp816.000, atau sekitar 23-24 persen untuk rumah tangga dengan kisaran penghasilan Rp4-5 juta.
"Pemahaman akan pentingnya memenuhi kebutuhan gizi anak harus terus disosialisasikan sampai ke unit terkecil masyarakat, yaitu keluarga. Masyarakat juga harus paham kurang gizi dapat berdampak serius pada kesehatan dan perkembangan kecerdasan anak," kata dia.
Data SSGI 2021 menyatakan prevalensi stunting di Indonesia mencapai 24,4 persen dan masih berada di atas batas WHO. Selain itu, prevalensi underweight mengalami peningkatan dari 16,3 persen menjadi 17 persen. Sedangkan, pemerintah telah menetapkan stunting sebagai prioritas nasional, dengan menargetkan penurunan angka stunting menjadi 14 persen di tahun 2024.
Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi MKK, Medical Science Director Danone Indonesia, menjelaskan, dalam akses terhadap makanan bergizi perlu diperhatikan makanan yang dikonsumsi bervariasi serta dalam jumlah yang cukup serta kualitas gizi yang baik.
"Pemenuhan makanan yang bervariasi berhubungan dengan berkurangnya risiko defisiensi mikronutrien dan risiko kurangnya asupan nutrisi. Kajian sistematis menunjukkan, kurangnya variasi makanan berhubungan dengan kejadian stunting pada anak," kata Ray Wagiu.