Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ide Bisnis 2026 Laris Manis Banjir Cuan, Ini Rahasianya!
Advertisement . Scroll to see content

Bisnis Kuliner Penuh Risiko, Ditolak? Sudah Biasa

Jumat, 30 Oktober 2020 - 14:40:00 WIB
Bisnis Kuliner Penuh Risiko, Ditolak? Sudah Biasa
Peluang berbisnis di sektor kuliner (Foto: Kemenparekraf)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - "Jangan Takut!". Seruan itulah yang beberapa kali ditegaskan oleh Nina Susilowati, Founder Komunitas Langsungenak dalam Webinar “Adaptasi Bisnis Kuliner dengan Kebiasaan Baru” yang diselenggarakan oleh Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Senin (19/10/2020).

"Memang butuh yang namanya keberanian ya untuk memulai. Kebanyakan rencana biasanya hanya akan berhenti pada wacana. Tapi kalau, oke, hari ini gua mau jualan dawet, kasi ke kanan kiri. Sudah enak oke, gua terima pesanan ya,” kata Nina.

Sebagai pengusaha yang sudah lama terjun dalam bisnis kuliner dan merambah platform digital untuk berjualan produk makanannya, Nina menilai banyak orang terlalu takut untuk memasarkan dagangan mereka. Menurutnya penolakan adalah hal biasa yang harus dihadapi dalam memulai usaha.

"Ditolak itu sebuah keniscayaan, sebuah kepastian. Jangan malu, jangan kecil hati. Ditolak di sini, aku tawarin di sana. Ditolak di sana, aku nawarin di sini lagi," ujar Nina.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut