Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jam Makan Ternyata Pengaruhi Kesehatan Usus dan Berat Badan, Kok Bisa?
Advertisement . Scroll to see content

Ahli Gizi Ungkap Dampak Makan Gorengan Berlebihan, Berisiko Jantung hingga Diabetes

Jumat, 20 Mei 2022 - 21:27:00 WIB
Ahli Gizi Ungkap Dampak Makan Gorengan Berlebihan, Berisiko Jantung hingga Diabetes
Makanan yang berdampak negatif pada tubuh (Foto: Healthline)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gorengan merupakan salah satu camilan populer yang disukai banyak orang. Ada beragam gorengan, seperti bakwan, risol, tahu isi, dan lainnya yang menggugah selera.

Namun, sebelum mengonsumsi gorengan secara berlebihan, ada baiknya Anda mengetahui berbagai dampak di dalam tubuh saat mengonsumsi gorengan.

Dokter Spesialis Gizi tidak melarang orang-orang menyantap makanan yang digoreng. Dia mengingatkan agar mengurangi dalam menu diet sehari-hari.

"Kenapa mengonsumsi gorengan atau lemak yang tinggi tidak boleh berlebihan karena energinya atau kalorinya dua kali lipat lebih tinggi dari karbohidrat dan protein," ujar Ahli Gizi, dr Elfina Rachmi, dalam Virtual Gathering beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, dr Elfina Rachmi menyarankan agar memilih lemak baik yang justru bermanfaat bagi kesehatan. Dia merekomendasikan, orang-orang mengetahui status gizi masing-masing, yakni melalui perhitungan indeks massa tubuh (IMT).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut