Yogyakarta Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Dunia, Ternyata karena Filosofi Ini
JAKARTA, iNews.id - Keindahan alam dan keunikan budaya Yogyakarta dikenal hingga mancanegara. Bahkan, Yogyakarta baru saja ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia pada sidang ke-45 Komite Warisan Dunia atau World Heritage Committee (WHC) di Riyadh, Arab Saudi, Senin (18/9/2013).
"Ternyata ungkapan Jogja istimewa bukan cuma di lagu aja, sob. UNESCO baru aja menetapkan Sumbu Filosofi Yogyakarta sebagai warisan budaya dunia pada Sidang ke-45 Komite Warisan Dunia di Riyadh," tulis akun Instagram @kemenparekraf.ri.
Perlu diketahui, Sumbu Filosofi Yogyakarta merupakan konsep tata ruang yang dicetuskan pertama kali oleh Raja Pertama Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat pada abad ke-18. Di mana pencapaian ini diharapkan mampu membantu budaya Yogyakarta dalam berkontribusi bagi kesejahteraan dunia.
Sementara, dilansir dari laman Kemendikbud, dalam pertemuan tersebut, dibahas juga 53 nominasi yang terdiri dari kategori budaya, alam, dan campuran.
"Alhamdulillah sidang agenda Yogya berlangsung lancar. Hasil evaluasi dari Tim Ahli UNESCO merekomendasikan baik nominasi Indonesia, dan sidang Komite Warisan Dunia UNESCO secara aklamasi merekomendasikan Sumbu Kosmologi Yogya dienkripsi," ujar Duta Besar dan Wakil Delegasi Tetap Republik Indonesia untuk UNESCO, Ismunandar.