Wisatawan ke Gunung Gede Pangrango Meningkat, Sampah di Pendakian Ganggu Habitat
Data tersebut menunjukkan sebanyak 5,29 juta orang melibatkan diri dalam kegiatan pendakian gunung di 2022, dengan 96 persen (5,1 juta wisatawan) merupakan wisatawan domestik dan 4 persen (189 ribu wisatawan) merupakan wisatawan mancanegara. Angka ini menunjukkan peningkatan hampir dua kali lipat dibandingkan 2021.
"Jika ditinjau dari aspek pengembangan UMKM dan pariwisata, peningkatan antusiasme pendakian gunung turut mendorong perekonomian masyarakat setempat. Namun, antusiasme wisatawan untuk melakukan aktivitas pendakian perlu dibarengi dengan semangat tanggung jawab untuk turut melestarikan kebersihan lingkungan," ujar Sapto Aji Prabowo, dikutip Senin (4/12/2023).
Sapto menambahkan, terdapat temuan Operasi Bersih-bersih Gunung (OPSIH) yang dilakukan antara KLHK pada 2022 menunjukkan hampir 1 ton sampah, baik itu jenis biodegradable maupun non-biodegradable diangkut hanya dari satu kawasan taman nasional ini saja. Dari data tersebut, jenis sampah yang paling banyak ditemukan di jalur pendakian adalah sampah plastik.
"Oleh karenanya, penting melakukan upaya kolaborasi untuk meningkatkan semangat melestarikan dan menjaga kebersihan jalur pendakian karena jalur pendakian merupakan bagian kawasan konservasi tempat berbagai flora dan fauna endemik," kata dia.
Sapto menambahkan, upaya pengelolaan sampah yang baik di wilayah taman nasional dan pegunungan juga dapat membantu melestarikan keanekaragaman hayati di wilayah gunung, karena gunung merupakan habitat alami berbagai spesies tumbuhan dan hewan. Lebih lanjut, gunung juga memiliki peran penting dalam menyimpan air dan mempertahankan ekosistem hidrologis.