Wamenparekraf: Dukungan Stimulus kepada Pelaku Usaha untuk Pemulihan Pariwisata
"Ekosistem pendukung industri kreatif perlu diperkuat dari hulu hingga hilir secara merata, sehingga produk dan jasa ekonomi kreatif lokal mampu menjadi substitusi atau pengganti produk dan jasa impor. Ini tugas yang berat tapi harus dilaksanakan, ekonomi kreatif juga berperan dalam pelestarian kearifan lokal yang juga kesejahteraan masyarakat," kata dia.
Serta tidak ketinggalan penguatan sumber daya manusia dengan kebutuhan industri masa depan. Rencana-rencana besar yang telah dipaparkan selama Rakornas 2020 ini bisa terealisasikan, memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia terutama bagi masa depan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.
"Hal ini kita lakukan tentunya untuk mendukung perubahan dari quantity tourism menjadi quality tourism yang telah dicanangkan oleh Kemenparekraf dari awal tahun. Maka dapat memaksimalkan potensi pariwisata Indonesia yang ada sekaligus dapat membantu pemerataan ekonomi dan pembangunan di daerah," kata Angela.
Rakornas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang berlangsung sejak 26 November 2020 itu menghasilkan sederet rekomendasi dan rencana tindak lanjut dalam pemulihan dan penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di tahun 2021.
Staf Ahli Bidang Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang menjadi Ketua Pelaksana Rakornas, Frans Teguh menjelaskan, rekomendasi dan rencana tindak lanjut penguatan sektor parekraf ke depan semakin mempertegas tentang diperlukannya kolaborasi dan dukungan dari seluruh pihak.