Viral di Majalengka Mata Air Peninggalan Belanda Terangker, Berani Berenang?
2. Asal Usul
Waterleiding Cigowong atau yang disebut juga Pantan Cigowong dibangun untuk memenuhi kebutuhan air di desa-desa di kawasan Talaga, yaitu Argasari, Cigowong, Sunia, Ganeas dan Talaga. Selain untuk kebutuhan warga, air tersebut juga untuk mengairi sawah.
Untuk menyalurkan air yang keluar dari tanah tersebut maka dibangun saluran irigasi ke arah utara dengan lebar sekitar 1 meter menyusuri lereng bukit, kemudian masuk terowongan buatan sepanjang 150 meter, sampai akhirnya masuk ke pedesaan.
3. Saksi Bisu Pernikahan Ratu Juliana
Ratu Juliana adalah putri Ratu Wilhelmina dan Pangeran Hendrik dari Mecklenburg-Schwerin. Ratu Juliana menikah dengan Pangeran Bernhard pada Januari 1937. Pangeran Bernhard adalah bangsawan Jerman dari Lippe Biesterfeld.
Karenanya, dari titimangsa pernikahan Ratu Juliana dan keterangan Naro, masuk akal bila peresmian Waterleiding ini berkisar di tahun 1936-1937.
4. Bisa Berenang di Air Jernih
Meski saluran air ini sudah dibangun berpuluh-puluh tahun yang lalu dan kurang terawat, air yang mengalir di sini tetap jernih dan dingin. Para wisatawan seringkali melakukan kegiatan renang saat berkunjung.