Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bali Dinobatkan Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026, Kalahkan Paris dan Roma
Advertisement . Scroll to see content

Uji Publik Aksilirasi di Labuan Bajo NTT Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Jumat, 20 November 2020 - 10:32:00 WIB
Uji Publik Aksilirasi di Labuan Bajo NTT Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Aksilarasi perkuat pariwisata dan ekraf Labuan Bajo (Foto: Kemenparekraf)
Advertisement . Scroll to see content

Kemudian terdapat naskah yang terdiri dari, cerita rakyat, pertunjukan kolosal. Ada pula seni rupa berupa site specific. Terakhir, ada 4 karya penerbitan yang terdiri dari 3 dummy buku seri mengenal Labuan Bajo, dan 1 peta jelajah Labuan Bajo.

Amin menyebut setelah diadakan uji publik, Kemenparekraf akan terus melakukan pendampingan kepada peserta program aksilirasi sampai 5 tahun ke depan.

“Tahun 2020 ini merupakan tahun produksi. Jika tahun ini belum sempurna maka masih ada tahun berikutnya. Kita akan terus melakukan pendampingan selama 5 tahun sampai akhirnya produk kreatif ini matang,” ujarnya.

Sastrawan Nusa Tenggara Timur, yang juga menjadi penanggung jawab di subsektor penerbitan, Dicky Senda, mengaku senang dengan adanya uji publik aksilarasi, sebab dummy buku yang telah ia dan 30 peserta aksilaras siapkan, akan mendapat berbagai masukan agar kualitas isi buku tersebut menjadi lebih baik lagi.

“Uji publik kami masih dapat dibilang baru 50 persen, akan masih banyak revisi, dan tentu saja uji publik ini menjadi bagian dari perkembangan kami menjadi lebih baik. Jadi nantinya harapan kami buku-buku ini dapat dicetak dan didisplai di ruang publik, dan dapat dijadikan sebagai panduan para turis saat berwisata ke Labuan Bajo,” ujar Dicky.

Sementara itu Penanggung Jawab Subsektor Seni Rupa, Heri Pamad, berharap dengan adanya program aksilirasi, produk seni rupa juga bisa menjadi salah satu identitas di destinasi wisata Labuan Bajo.

“Seperti harapan bersama, Labuan Bajo tidak hanya bisa dikenal dengan komodo dan keindahan alamnya saja, tapi juga ikon yang kemudian sangat kuat citranya pada unsur seni rupanya,” ujar Heri.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut