Travelling dengan Kapal Laut, Pastikan Hidangan Makanan yang Disajikan Tersertifikasi
Sementara itu, Nuraini Dessy, direktur usaha angkutan penumpang PT Pelni mengatakan, memiliki sertifikasi ini sangat penting untuk memberikan kepercayaan bagi pelanggan kapal Pelni. "Seluruh sajian makanan yang mereka nikmati sudah melalui proses yang diawasi dengan baik dan berkualitas," ujar Dessy.
Dia menambahkan, sertifikasi keamanan pangan ini baru diraih oleh KM Dorolonda. Sertifikasi serupa di kapal penumpang Pelni lainnya akan segera dilakukan di tahun 2024. "Kami tidak akan berhenti di satu kapal, dan akan segera kami susul dengan kapal penumpang Pelni yang lain," ujar Dessy.
Sertifikat HACCP merupakan sistem manajemen keamanan pangan yang mengidentifikasi seluruh risiko dan bahaya yang mungkin timbul selama memproses sajian makanan. Rangkaian standar baku yang ditentukan oleh HACCP akan mengendalikan proses bisnis pengolahan makanan mulai dari penerimaan bahan baku, penyimpanan, pengolahan hingga pengajian kepada konsumen.
Dessy meyakinkan dengan memiliki sertifikat ini, seluruh makanan yang disajikan kepada penumpang bebas dari cemaran biologis, kimia, dan kontaminan lain yang dapat membahayakan kesehatan penumpang selama pelayaran.
Perlu diketahui, PT Sucofindo juga memiliki one stop services untuk keamanan pangan selain sertifikasi HACCP, yaitu layanan sertifikasi organik, Good Manufacturing Practices (GMP), sertifikasi halal, serta SNI ISO 22000 mengenai Sistem Manajemen Keamanan Pangan, yang merupakan syarat ekspor termasuk jika dibutuhkan pengujian laboratorium untuk parameter tertentu.
Editor: Vien Dimyati