Terungkap, Permainan Sederhana Ini Dapat Mendukung Perkembangan Otak Anak
Menurutnya, konten Thrive by Five didasarkan pada penelitian antropologis dan neurosciencetific yang dibuat khusus di setiap negara. Untuk memastikan aksesibilitas maksimum, konten tersedia di perangkat berteknologi rendah, perangkat yang sudah tua, dan melalui berbagai saluran termasuk SMS, radio, televisi, dan media cetak dan digital.
Dr Forrest menambahkan, tujuan utama dari program ini adalah untuk menginspirasi orang tua dan pengasuh untuk lebih banyak melakukan interaksi yang berkualitas dengan anak-anak.
"Dengan demikian mengubah perilaku mereka dengan menyoroti tindakan yang dapat dilakukan dan diinginkan seperti permainan sederhana seperti cilukba yang terbukti secara ilmiah memiliki dampak yang signifikan bagi tumbuh kembang anak," katanya.
Program ini awalnya diluncurkan di Indonesia, kemudian diikuti oleh Afghanistan dan Namibia. Pada 2024, program ini akan diluncurkan di 30 negara di seluruh dunia, yang mencakup lima benua.
Sementara itu, Profesor Ian Hickie dari Brain and Mind Center, University of Sydney mengatakan, program ini adalah yang pertama di dunia. Program ini secara unik menggabungkan wawasan baru dari ilmu perkembangan otak di usia dini dengan penerapan pengetahuan budaya khusus setempat.
"Ini adalah hak istimewa yang nyata, dan pengalaman belajar yang luar biasa bagi kami, untuk bekerja dengan orang-orang di setiap negara, dan didukung oleh Minderoo Foundation. Kita bisa membawa ilmu saraf dan praktik anak untuk bersama menciptakan lingkungan yang akan membantu setiap anak mencapai tujuan mereka secara kognitif dan juga emosional," kata Prof Ian Hickie.
Editor: Vien Dimyati