Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tanjung Lesung, Sanctuary Baru di Pesisir Banten yang Menenangkan
Advertisement . Scroll to see content

Sensasi Menjelajahi Tebing Breksi di Yogyakarta, Ada Pahatan Naga dengan Filosofi sebagai Penjaga

Senin, 19 September 2022 - 17:50:00 WIB
Sensasi Menjelajahi Tebing Breksi di Yogyakarta, Ada Pahatan Naga dengan Filosofi sebagai Penjaga
Keseruan liburan di Tebing Breksi (Foto: Instagram @riyanti.eny_s)
Advertisement . Scroll to see content

Lewat penelitian tersebut, ditemukan jenis batuan langka bernama tufan dan Tebing Breksi akhirnya ditetapkan sebagai Geoheritage Yogyakarta. Imbasnya, tak diperbolehkan lagi ada kegiatan menambang batuan kapur di Tebing Breksi. Dari lokasi tambang, tempat ini lantas disulap menjadi kawasan wisata yang diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X pada Mei 2015.

Keindahan Tebing Breksi

Menyaksikan tebing yang menjulang tinggi di Wisata Tebing Breksi dijamin tidak akan menjemukan. Jika diperhatikan lagi, setiap sudut tebing menawarkan keindahan yang juga bersifat edukatif. Pada permukaan dinding, diberikan sentuhan seni berupa ukiran-ukiran relief maupun patung. Semua itu tak terukir sembarangan melainkan menunjukkan cerita pewayangan, misalnya saja pahatan Arjuna ketika membunuh Buto Cakil. Ada pula pahatan naga serta patung dari tokoh wayang Semar.

"Ukiran-ukiran di sisi tebing menjadi daya tarik para pengunjung. Maka, perlu tahu ukiran naga dibuat berdasarkan filosofi, agar menjadi keartistikan Tebing Breksi. Ukiran ini berada di sisi tebing kecil yang didesain oleh sang pemahat sendiri @grabalizart_antok. Desain ini merupakan perpaduan antara ukiran naga Bali dan Yogyakarta," tulis  Instagram @tebingbreksi_official.

Menurut falsafah Jawa, naga berarti sang penjaga. Secara simbolis Tebing Breksi berada di bawah candi Ijo. Seperti bagian candi utama terdapat Lingga Yoni (Arca Perempuan) berbentuk naga. "Kami sesuaikan dari candi ijo ke Tebing Breksi yang sama terletak di bawah dan menghadap ke timur. Ukiran tersebut dibuat pada 2016. Prosesnya membutuhkan waktu tiga bulan, karena sang pemahat tidak fokus dengan ukiran naga saja. Dia juga sambil mengerjakan ukiran huruf Tebing Breksi," tulis Instagram tersebut.

Mitos Tebing Breksi 

Mitos di tengah kawasan wisata bukanlah suatu hal yang asing di telinga masyarakat Indonesia. Tebing Breksi pun konon menyimpan kepercayaan yang sebaiknya tidak dilanggar. Dari cerita yang beredar, siapapun yang berbuat tak senonoh di wisata Tebing Breksi, mereka akan menemui petaka. Begitu pun yang berani berkata-kata kasar, siap-siap pengunjung mengalami hal ghaib.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut