Studi PWC Ungkap Inovasi Traveloka Dorong Pertumbuhan Pariwisata Asia Tenggara
Pada kesempatan yang sama, Julian Smith, Direktur PwC Indonesia mengatakan, studi ini mengungkap ripple effect yang diciptakan oleh Traveloka terhadap berbagai sektor di wilayah Indonesia dan Asia Tenggara.
Julian menambahkan, hasil studi ini menggambarkan hubungan simbiosis antara Traveloka dan perekonomian, serta mendorong pertumbuhan dan inovasi dalam periode di mana ketahanan dan kemampuan beradaptasi menjadi hal yang sangat penting.
"Menyaksikan Traveloka sebagai unicorn teknologi yang tidak hanya berkembang namun juga menjadi katalis perubahan positif di kawasan Asia Tenggara merupakan hal yang inspiratif dan dapat menjadi salah satu tolok ukur praktik bisnis yang berkelanjutan," kata dia.
Traveloka Berikan Dampak Nyata untuk Indonesia
Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia dan ASEAN. Indonesia memiliki 64 juta UMKM dan sekitar 90 persen bentuk usaha di ASEAN adalah UMKM. Studi dampak yang diluncurkan hari ini, menunjukkan bagaimana Traveloka secara signifikan memberikan dampak positif kepada UMKM, di mana 91 persen partner yang disurvei, termasuk UMKM, menyebutkan Traveloka membantu mereka dalam memperluas jangkauan konsumennya, dan 75 persen di antaranya menyebutkan, pendapatan mereka mengalami peningkatan signifikan berkat program-program Traveloka. Program EPIC Sale dan Live Streams merupakan contoh inisiatif yang Traveloka lakukan untuk mendorong pertumbuhan bisnis mitra dan UMKM.
Studi yang dilakukan PwC menunjukkan kolaborasi antara Traveloka dengan seluruh mitranya, yang mana 27 persen di antaranya berlokasi di luar provinsi Jawa dan Bali. Ini menunjukkan pentingnya peran Traveloka di jantung ekosistem perjalanan dan pariwisata Indonesia, serta dampak langsung yang dimilikinya sebagai penggerak bagi mitra-mitranya di Indonesia dengan memberdayakan mereka untuk membuka akses ke khalayak baru dan berinovasi untuk mendiversifikasi aliran pendapatan mereka.