Serunya Berburu Ray of Light di Hutan Bambu Desa Wisata Sanankerto Malang
Diketahui, hutan bambu ini telah ada sejak 1910 dan menjadi sumber air yang mengairi tiga desa. Untuk itu, masyarakat setempat meneruskan tradisi nenek moyang yang telah merawat dan menjaga bambu di kawasan tersebut.
“Untuk konservasi mempertahankan sumber air yang mengairi tiga desa. Sehingga, kami ada spirit dan motivasi bahwa karya mereka merubah peradaban. hari ini bisa dimanfaatkan oleh masy seluruh Desa Sanankerto,” ujar Subur Jolosutro Kepala Desa Sanankerto.
Selain itu, konon hutan bambu ini sebenarnya ramai. Diucapkan oleh Subur Jolosutro, maksudnya ialah ramai dengan kegiatan dan aktivitas, seperti masak-masak dikarenakan ada penduduknya. Namun, penduduknya tidak kasat mata dan mulai sepi sejak 2018 lalu.
Oleh karenanya, Desa Sanankerto memiliki tradisi pamit untuk saling menghormati satu sama lain. Selain itu, desa wisata ini juga memiliki tari tradisional Tari Topeng Malangan yang dipertunjukkan pada penyambutan acara adat.
Arboretum bambu andeman yang ada di sekitar Desa Sanankerto, turut memperkaya desa wisata edukasi dan lingkungan ini. Dengan koleksi 115 spesies pohon bambu, Arboretum bambu andeman memiliki salah satu yang unik, yakni bambu budha. Bambu ini memiliki bentuk ruas menggelembung.