Sandiaga Uno Terpikat Keindahan Desa Wisata Ekang Anculai, Populer di Kalangan Turis Prancis
Sandiaga juga menilai, Desa Wisata Ekang Anculai sebagai suatu desa wisata yang berkualitas. Karena mengedepankan asas keberlanjutan lingkungan, membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat, dan mengedepankan kearifan lokal.
"Desa wisata Ekang Anculai ini adalah prototipe yang saya ingin angkat agar direplikasi di daerah-daerah lain dengan kearifan lokal yang juga melibatkan masyarakat," ujar Sandiaga.
Sementara itu, pengelola Desa Wisata Ekang Anculai, I Wayan Santika mengatakan, desa yang sebelumnya adalah bekas lahan perkebunan karet itu kini tengah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kepri untuk melaksanakan proyek ekowisata mangrove.
"Wisata mangrove ini adalah rencana jangka pendek kami. Kami sudah mendapat surat keterangan (SK) melalui kelompok tani untuk mengelola hutan kemasyarakatan," ujar Wayan.
Tak hanya itu, Wayan juga menyebutkan, sebelum pandemi Covid-19, sebagian besar tamu yang berkunjung ke Desa Wisata Ekang Anculai adalah wisatawan mancanegara. Banyak dari mereka berasal dari Prancis dengan durasi tinggal mulai dari dua hingga 28 hari. "Hampir 70 persen tamu yang datang ke desa ini adalah dari mancanegara terutama dari Prancis yang masuk melalui Singapura," tutur Wayan.