Sampah Plastik hingga Kemasan Minuman Karton Bisa Jadi Produk Ramah Lingkungan
Saat ini seluruh dunia tengah menghadapi krisis lingkungan yang serius, tidak terkecuali Indonesia. Sepanjang 2022, Indonesia memproduksi sekitar 36 juta ton sampah, di mana 18,1 persen berasal dari limbah plastik (kedua terbesar setelah limbah makanan).
Sementara hampir 36 persen atau sekitar 13 juta ton sampah belum terkelola. Padahal ada potensi untuk proses penggunaan ulang dan daur ulang, termasuk sebagai bahan dalam industri atau aktivitas ekonomi lain.
Berend Van Wel, Presiden Direktur PT Frisian Flag Indonesia mengatakan, komitmen perusahaan untuk masa depan yang berkelanjutan, sejalan dengan inisiatif ‘Nourishing a Better Planet’ dari FrieslandCampina dan visi FFI ‘Nourishing Indonesia to Progress’, FFI berdedikasi memajukan Indonesia yang sehat, sejahtera, dan selaras.
"Kemitraan kami terkait pemanfaatan palet berkelanjutan yang diproduksi, merupakan langkah penting dalam upaya mengurangi dan pemanfaatan kembali sampah plastik, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Bersama-sama, kami berupaya untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi bangsa Indonesia dan generasi mendatang," kata Berend Van Wel melalui keterangannya belum lama ini.
Dia menambahkan, inisiatif ini sejalan dengan tujuan pemerintah Indonesia. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengajak pelaku industri untuk mengembangkan roadmap pengurangan sampah, dengan tujuan mengurangi sampah hingga 30 persen pada 2029.