Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tanjung Lesung, Sanctuary Baru di Pesisir Banten yang Menenangkan
Advertisement . Scroll to see content

Pernah Dengar Taman Paling Beracun di Dunia? Ngeri, Dalamnya Ada Tanaman Mematikan 

Selasa, 27 September 2022 - 15:29:00 WIB
Pernah Dengar Taman Paling Beracun di Dunia? Ngeri, Dalamnya Ada Tanaman Mematikan 
Mengintip taman paling beracun di dunia (Foto: travelbook)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sudah menjadi hal umum jika taman identik dengan keindahan. Di dalamnya terdapat beberapa tanaman yang unik dan memesona.

Namun, apa jadinya jika ada taman yang tampak terlihat indah, tapi ternyata berbahaya. Beberapa tanaman di dalamnya dikenal sangat mematikan dan beracun. Ya, Anda bisa melihat taman paling beracun ini di Inggris.

Sama seperti namanya, The Poison Garden merupakan taman yang berisi lebih dari 100 tanaman beracun. Taman ini terletak di Taman Alnwick di Northumberland, Inggris dan sudah berdiri sejak 2005. 

Sebelum masuk ke dalam taman, pengunjung akan melihat gerbang besi hitam yang juga memuat peringatan. Peringatan tersebut berbunyi "These Plants Can Kill". Bukan hanya tulisan saja, peringatan di gerbang itu dilengkapi dengan simbol tengkorak dan tulang bersilang di tengahnya. Simbol tersebut menunjukkan peringatan itu bukan lelucon, namun taman tersebut memang merupakan taman paling mematikan di dunia.

Ada banyak jenis tanaman yang dibudidayakan di taman ini. Salah satunya, monkshood atau yang disebut juga “kutukan serigala” merupakan jenis tanaman yang mengandung aconitine, neurotoxin, dan cardiotoxin. Dulu tanaman ini digunakan sebagai racun pada tombak untuk berburu serta senjata dalam perang zaman kuno. Lalu, ada jenis tanaman semak-semak rhododendron. Daun semak ini mengandung grayanotoxin yang akan menyerang sistem saraf seseorang jika dimakan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut