MRT Akan Dijadikan Destinasi Wisata Terbaru Jakarta, Ini Penjelasan Sandiaga Uno
“Hal tersebut sangat bagus untuk mengembangkan UMKM, Bagaimana caranya agar kita memperbanyak kegiatan seperti ini. Stasiun ini menjadi sumber inspirasi, di mana 13 stasiun ini agar bisa membesarkan UMKM yang ada, setelah berhasil dan sukses akan diganti dengan UMKM lainnya apabila sudah besar,” ujarnya.
Selain itu, Menparekaf juga mendorong kolaborasi dengan Intelligent Transport System (ITS), komunitas tersebut diketuai oleh Direktur Utama PT MRT William Sabandar, untuk mendorong inisiatif pembangunan dan penggunaan transportasi pintar di berbagai destinasi wisata di Indonesia. Bali ditetapkan oleh Menparekraf Sandiaga Uno sebagai lokasi calon pilot projectnya.
“Bali kita rencanakan jadi pilot project untuk pembangunan dan penggunaan transportasi pintar, nanti para wisatawan bisa memilih langsung dengan menggunakan platform digital sehingga bisa menjadi pariwisata berbasis inclusion in the inner city” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) William Sabandar, mengatakan, sistem ITS ini mempunyai tujuan dasar menyediakan sistem transportasi yang cerdas sehingga dapat membantu pengguna transportasi mendapatkan informasi, mempermudah transaksi, meningkatkan kapasitas prasarana dan sarana, mengurangi kemacetan, meningkatkan keamanan dan kenyamanan, serta mengurangi polusi lingkungan.
Keberadaan inovasi Intelligent Transport System ini juga sejalan dengan konsep kota pintar/smart city yang sudah mulai diterapkan di beberapa kota di Indonesia, salah satunya Kota Jakarta.
“Kami berharap bisa mengolaborasikan semua potensi parekraf di MRT dengan cara membangun ekosistem digital. Dengan melibatkan start up yang sudah bekerja sama dengan kami, sehingga nantinya MRT bisa menjadi platform dan inkubator,” ujarnya.
Editor: Vien Dimyati