Mister Aladin dan Kemenparekraf Kolaborasi Dorong Sektor Pariwisata Sulawesi Utara
"Di mana nanti mereka dapat menyuplai atau memposting produk tour di wilayah mereka dan kita bisa kerjasama melalukan join promosi," katanya.
Disadari Nitha, memang banyak tantangan yang dihadapi sektor pariwisata saat pandemi Covid-19, terutama dalam strategi promosi. Untuk itu, pihaknya menyiapkan berbagai cara guna menarik para wisatawan dengan menentukan harga yang lebih fleksibel dan memastikan destinasi wisata aman dan telah mematuhi standar protokol kesehatan Kemenparekraf.
"Saat ini kami melakukan penjualan produk itu lebih fleksibel dimana para tamu juga bisa membatalkan produk yang dibeli tentunya mengikuti skema yang berlaku. Kedua, kami melakukan promosi biasanya dalam jangka waktu tertentu untuk tanggal perjalanannya bisa dilakukan kapanpun bahkan bisa sampai satu tahun mendatang. Tapi bisa dibeli saat pada saat kami melalukan promosi," ujar Nitha.
Adapun niat baik Mister Aladin itu disambut gembira oleh Ketua ASITA Sulut, Merry Karouwan. Dia berharap adanya kolaborasi membuat destinasi wisata dan Industri Kreatif di Sulut tambah maju. Terutama mendukung beberapa wisata di Pulau Likupang.
"Kami bersama aladin semoga membawa semangat bisnis kita tambah maju," kata Merry.
Untuk diketahui, Mister Aladin adalah layanan travel Digital Indonesia yang menginspirasi dan mendukung masyarakat untuk bepergian dan diluncurkan pada November 2015 oleh MNC Grup. Mister Aladin menyediakan layanan pemesanan di lebih dari 100.000 hotel dalam maupun luaar negeri, tiket pesawat, tiket kereta, dan paket wisata untuk memenuhi kebutuhan wisata masyarakat yang semakin meningkat.
Editor: Vien Dimyati