Merinding, Ditemukan Reruntuhan Candi Kuno Dijaga Kepala Naga yang Sudah Jadi Batu
"Pertama tahun 1977 setelah menemukan 3 archa dan struktur. Kemudian, selama bertahun-tahun candi ini masih belum ada titik terang. Setelah 2007, banyak temuan relief di tubuh candi, termasuk arca," kata Mbah Jinggo.
Dalam beberapa penemuan itu, juga banyak terungkap relief, pusaka dan kepala-kepala archa yang terpendam di dalam candi.
"Salah satunya archa kepala naga. Ada gigi, taring, dan rahang bawah. Rahang atas sampai sekarang belum ditemukan. Biasanya, archa kepala naga ini ditempatkan di sebelah kiri - kanan pintu masuk ke dalam candi atau tempat suci," kata dia.
Hal ini, lanjutnya, kepala naga biasanya untuk menjaga candi atau tempat suci dari tolak bala. "Sebab, di sini tempat manusia dalam proses pendekatan diri kepada Tuhan YME, biar nanti tidak diganggu oleh roh jahat. Kita khusyuk dan konsentrasi pikirannya ke Tuhan YME," ujar Mbah Jinggo.
Bagaimana, penasaran ingin melihat arca kepala naga yang membatu ini?
Editor: Vien Dimyati