Menjaga Lingkungan dengan Kelola Sampah Plastik Jadi Lebih Bermanfaat
Karyanto Wibowo Direktur Sustainable Development Danone Indonesia mengatakan, program ini bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS3R) di tingkat desa dan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) pada tingkat kecamatan, serta sejumlah lapak yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia.
Selain itu, lanjut dia, program IRI juga bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan plastik, terutama untuk jenis Polyethylene Terephthalate (PET), dengan cara meningkatkan produktivitas 10 pelapak besar (waste collection center) yang bergerak dalam bidang pengumpulan sampah botol plastik.
IRI merupakan bagian dari gerakan #BijakBerplastik Danone-Aqua yang sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mengembangkan bisnis yang berkelanjutan dan mengimplementasikan ekonomi sirkular. Dengan melakukan pengelolaan sampah yang terintegrasi dan inklusif.
“Selama lima tahun terakhir ini, kami melalui komitmen #BijakBerplastik, telah menginisiasi berbagai program. Hal ini juga untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam upaya mengurangi sampah plastik hingga 70 persen pada tahun 2025,” ujar, Karyanto Wibowo melalui keterangannya belum lama ini.
Berdayakan Pemulung
Salah satu penerima manfaat dari program IRI adalah Wahyuni (45). Dia telah menjadi pengumpul sampah lebih dari 12 tahun. Keterbatasan pendidikan dan minimnya penghasilan suami mendorongnya turut membantu perekonomian keluarga.