Mengintip Keindahan Ulos yang Dipadukan dengan Sutera Jepang di The Apurva Bali
Torang Sitorus terpilih sebagai satu-satunya perancang busana Indonesia yang ikut serta dalam memeriahkan perayaan ini. Dia menampilkan karya mutakhir yang memadukan kain asli Sumatera Utara dengan keanggunan sutera Jepang.
Vincent Guironnet, General Manager The Apurva Kempinski Bali mengatakan, inti dari koleksi terbaru Torang dalam pameran ini adalah teknik inventif terhadap ulos dengan memberikan beragam pilihan warna-warna baru yang unik dan cara dalam menata busana dari kain khas Indonesia ini.
"Kami menyambut koleksi inovatif Torang Sitorus dengan antusiasme tinggi di The Apurva Kempinski Bali. Karyanya merupakan perpaduan yang harmonis antara warisan kekayaan budaya Indonesia dengan gaya kontemporer, perwujudan dari persatuan dalam keberagaman," kata Vincent melalui keterangannya belum lama ini.
Vincent menambahkan, karya seni Torang memadukan warisan budaya Indonesia dengan perspektif modern, yang tidak hanya relevan untuk masyarakat Indonesia, namun juga bagi komunitas global. Kolaborasi ini mencerminkan kekuatan seni dalam menjembatani budaya dan membina hubungan yang lebih bermakna. "Kami merasa terhormat untuk menjadi
bagian dari perjalanan ini," kata Vincent Guironnet.
Perlu diketahui, Torang Sitorus telah mempelajari keunikan ulos selama 25 tahun, di mana inovasi dan sustainability terpancar dari setiap tenunannya yang menggunakan benang 'katun sutera bemberg' dari Jepang, yang berasal dari biji kapas. Sementara, beragam warna-warna cerah yang tersedia dihasilkan dari pewarna kain alami yang berasal dari daun jolawe, kayu secang, kayu nangka, ekstrak daun, indigo, serat mahoni, dan gambir.