Mengenal Tradisi Malam Songo, Menikah saat Ramadan yang Bisa Datangkan Berkah
Dari catatan yang dihimpun setidaknya ada 437 pasangan bakal menikah di malam 29 Ramadan. Ada lima kecamatan terbanyak yang mendaftar menjadi calon pengantin, rinciannya di Kecamatan Baureno dengan 50 pasangan, Kanor dengan 40 pasangan, disusul Kecamatan Kedungadem dengan 39 pasangan, Kecamatan Balen menempati urutan ketiga dengan 38 pasangan. Disusul berikutnya Kecamatan Sumberrejo dan Kecamatan Kepohbaru dengan 31 pasangan dan 30 pasangan.
Kepala Sie (Kasi) Binmas Kemenag Bojonegoro M. Abdullah Hafidz menyatakan, tradisi malam songo masih menjadi hal yang diminati masyarakat Bojonegoro. Apalagi pihaknya mencatat ada 437 calon pasang pengantin yang bakal melangsungkan akad nikah di malam 29 Ramadan, meski dalam keadaan pandemi Covid-19.
"Tradisi akad nikah di malam songo masih menjadi budaya yang dianggap baik melangsungkan pernikahan, sehingga banyak masyarakat yang ingin menikahkan putra-putrinya di malam yang dianggap spesial dan penuh berkah tersebut," kata Hafidz.
Sejumlah calon pengantin yang hadir terbanyak didominasi wilayah Bojonegoro bagian timur, mulai dari Kecamatan Baureno, Kecamatan Kanor, Kecamatan Kedungadem hingga Kecamatan Balen. Para calon pengantin itu melangsungkan akad nikah di rumah, maupun di Kantor KUA setempat, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.
Editor: Vien Dimyati