Mengenal Sejarah Lenong Betawi yang Sudah Ada sejak Abad 19, Berawal dari Pengamen
Jenis Lenong
Lenong terbagi antara dua jenis. Ada Lenong Denes dan Lenong Preman, masing-masing memiliki ciri cerita yang berbeda. "Kalau preman itu cerita tentang tokoh jagoan, kalau lenong denes cerita raja-raja atau bangsawan" kata Engkar.
Selayaknya seni teater lain, lenong Betawi juga sangat memerhatikan kostum. Atribut maupun pakaian dari sang pelakon harus selalu disesuaikan dengan alur cerita yang dimainkan.
Lenong Masih Diminati Sampai Sekarang
Walaupun sinetron, web series, teater musika modern sudah menjamur, nyatanya Lenong masih tetap eksis. Engkar menceritakan, setiap kali grup Sinar Norray menggelar lenong, penonton sampai rela membawa alas duduk sendiri agar nyaman selama menyaksikan lenong.
"Masih banyak peminatnya, kalau orang nonton bawa tiker di depan panggung. Kalau di tempat hajatan masih banyak yang nonton" ujar Engkar.
Lebih lanjut Engkar mengaku tidak hanya orang tua saja, anak-anak muda tak kalah bersemangat jika ada acara lenong, terutama ketika dilaksanakan malam minggu.
Editor: Vien Dimyati